An usual blog, which filled with so many random things.

Tuesday, August 18

Euphoria Jalanan

Euphoria Jalanan

Di waktu lampu itu berubah menjadi merah

bocah-bocah kecil berlari

menjemput asa

Memetik gitar

Suara dan senyum meluncur

Kurang merdu

Namun mereka masih berharap

Berharap si pendengar menyukai lagu yang mereka lantunkan

Berharap kepingan uang dapat meluncur

Dan bisa menghidupi dia dihari itu

Tak hanya dia

Tak jarang keluarga pun menanti kepingan logam yang didapatnya

Di sisi lain

Beberapa wanita dan lelaki baya itu duduk di tepi jalan

Mengangkat kedua tangan mereka

Penuh asa akan belas kasih

Penuh asa akan rupiah

Penuh senyum

Tuk hidup

Euphoria yang jadi pemandangan lumrah

24 jam


NB: Itu puisi hasil karya saya lalu dirombak abis sama bu Putri -____-a

Well, You know lah, saya tidak pandai membuat puisi DDX


Yos lah!

Oh iya, saya juga punya puisi kesukaan

Entah karya siapa ini, tapi saya suka :D

Dapet dari blog yang berjudul 'Pojokan Wirajhana.

-

Ludah yang kering

Lihatlah!
masih adakah hati yang berisi?
ketika logika sudah berbau terasi
ketika nurani kian ter-erosi..
di kilatan hujan pesona yang tidak kunjung basi

Lihatlah!
Dendang-an birokrat dan wakil berdasi..
penuh kegiatan sinetron mengejar kursi
Ketika tikus sibuk pesta korupsi
kucing justru giat pamer gusi...
terbuai diempuknya jok mercy

Lihatlah!
Gempita riuhnya demokrasi
menumbuhkan nurani yang semakin membesi
saat Rakyat butuh nasi..
namun justru di kremasi

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home